11/07/2021

10 Cara Meningkatkan Watch Time dan Ratensi pada Channel Youtube

Kenapa kok baru buka channel youtube, eh udah rame aja yang nonton, eh udah rame aja subscribernya...padahal channel tersebut baru aja dibuat..... :o 

 

Yup! hal ini bisa aja terjadi, terlebih jika anda sudah sukses membuat satu channel pecah telor 100ribu subscriber...

Tentu untuk membuat channel channel berikutnya akan jauh lebih mudah.


Tetapi jika asal asalan, bisa jadi merusak reputasi channel utama yang sudah kebentuk...

Lalu kok bisa itu terjadi..? bisa aja karna popularitas dan style yang sudah banyak yang suka, sehingga ketika channel baru dikaitkan dengan channel yang sudah populer, maka orang pun juga akan penasaran.


Setidaknya dari 1 Juta subscriber, akan ada 10%nya lah minimal yang nyantol.

 

lalu, kok bisa cepet? ini dia...


Saya yakin, ia udah dapet resepnya... :)


Yaitu bagaimana menjaga ratensi dan watchtime tetap penuh... apalagi jika diatas 50%, maka si Youtube akan lebih gencar merekomendasikan kontennya,


Apa sih itu Ratensi? apa sih itu watch time?


Anda bisa menemukan Ratensi dan Watch Time di Youtube Analytic. Kalo di blogger kan ada Google Analytic buat menganalisa performa website kita, kalo di youtube sendiri memiliki analytic juga.



Masuk Youtube Studio



Ketika anda memasuki Youtube Studio, Link Youtube Studio


Maka anda biasanya diarahkan ke dashboard utama, setelah itu anda bisa langsung klik pada bagian menu samping "Analytics", setelah itu klik Tab "Engagement" atau dalam bahasa indonesia "Interaksi".


Disitu ada hitungan "Watch Time (hours)" dalam hitungan jam. Jika Youtube Analytic anda di set dalam bahasa indonesia, maka Watch Time berubah menjadi "Waktu Tonton (jam)", sebenarnya anda hanya perlu menghafal layoutnya, jika tidak mau ribet masalah bahasa... tetapi saya yakin anda sudah paham ini...

 

 

Memahami Watch Time (Waktu Tonton) di Youtube



watch time youtube



Jadi perhitungan watch time itu dalam hitungan jam, semakin tinggi jumlah jam tayangnya, maka kemungkinan direkomendasikan juga akan lebih tinggi juga.


Pernah ngajuin monet? ada syarat 4000 jam tayang kan.. :) jadi itu saya rasa seperti signal, jika semakin tinggi jam tayang anda, itu memungkinkan sistem menganggap anda professional dibidang channel yang anda bawakan.


Bisa juga loh mencapai 4000 jam tayang hanya dengan satu video...


Perhitungannya jika 1 video durasinya 1 jam aja... dan di tonton 1 juta orang...


berarti anda paling tidak dapat setengahnya 1 juta, dengan asumsi rata rata tontonnya 50%, jadi 500.000 jam.


Dan ini sudah langsung melewati batas untuk peninjauan monetisasi.. :)


Lalu, apa jadinya jika 1 video tersebut, ditonton 1 juta viewer, tetapi watch timenya 1000 jam aja tidak sampai? sepertinya jarang juga video dengan view 1 juta tetapi watch time 1000 jam aja tidak sampai... kecuali memakai bot.. :)


Karena, jika awal awal, ketertarikan akan video tersebut sudah rendah... biasanya akan sulit untuk berkembang, dan kalau sudah begitu, maka view akan bisa stuck.



Saya pernah eksperiment membuat video yang panjang - panjang dan saya buat apa adanya serta monoton...


Susah berkembang bro... untuk video itu.., karena jam tayangnya aja udah jeblok...


Memang sih "Apa adanya" itu tidak cocok ketika kita belum jadi siapa - siapa.. :) ... karena orang cenderung males, kecuali jika benar benar apa yang anda bawakan itu daging semua...



Oke, jadi disini mulai keliatan ya, jika Watch Time itu merupakan jumlah dari akumulasi waktu yang dihabiskan penonton videomu secara keseluruhan.


Anda pun sebenarnya bisa melihat watch time yang lebih spesifik di bagian "Advanced Mode" atau "Mode Lanjutan"

 

 mode lanjutan youtube


Nanti disana akan ditampilkan rincian watch time tiap video anda.



Nilai yang ada di bagian watch time keseluruhan itu berdasarkan rentang waktu yang bisa anda rubah. Data yang paling pendek adalah 7 hari... sedangkan normalnya sih 28 hari.. (ingat kalo gajian tiap? bulan kan... :)

Jadi, ini bisa aja metriknya ke reset lagi... jadi waktu yang tepat untuk bereksperiment adalah awal bulan... oh tidak tidak... saya baru inget..., perhitungan Lolos Monetisasi kan 365 hari ya, artinya 1 tahun... dimana jika tidak mencapai target, maka akan mundur, tetapi anda tidak semata mata langsung kehilangan jam tonton sebelumnya, melainkan itu terus bergeser.


Misalnya, anda sudah hampir mencapai 4000 jam tayang, eh, ternyata subscribernya belum sampai 1000, maka ketika bertambah hari, perhitungan jam tonton yang melebihi 365 hari, akan lenyap...


Misalnya ternyata anda mendapatkan 1000 jam tonton di hari 366, atau yang sudah kelewat, maka tinggal dikurangi aja 4000 - 1000 berarti 3000 jam tayang tersisa...


Begitupun seterusnya... jadi tidak langsung berubah 0.



Jadi itulah pemahaman dari saya untuk Jam Tayang Youtube.



Lalu apa itu Ratensi?

 

Kalo tadi itu jumlah Waktu Tonton, maka ratensi ini adalah persentase rata - rata dari performa video. Ini sangat penting gan.. dan sebenarnya ini merupakan rata - rata keseluruhan atau sama dengan watch time tadi. Kita bisa lihat ratensi/audience ratention yang lebih spesifik di "Mode Advance"


Dan perhitungannya juga bisa diatur berdasar rentan waktu tertentu.


watch time dan ratensi youtube


Anda bisa lihat pada gambar yang saya screensot diatas, sudah saya tandai ratensi dan watch time.


Semakin tinggi persentase Ratensi atau rata - rata tonton, maka akan semakin direkomendasikan youtube, yang bisa menjangkau banyak orang.

 

Saya sebelumnya juga sudah membahas tentang sumber traffic youtube




Bagaimana Meningkatkan Watch Time pada Channel Youtube


Ada cara yang bisa saya paparkan untuk anda... bisa aja ntar di update lagi menurut perkembangan jaman :

 

  1. Menyajikan konten video yang dinamis...atau bisa dibilang TIDAK MONOTON, dan tidak bertele - tele sepertinya menjadi kunci agar ratensi baik, sehingga dengan ratensi baik...nantinya lambat laun juga akan meningkat sendiri rekomendasi dari youtube. Kalo dulu basa basi aja sih masih okelah, tapi sekarang ketika persaingan di dunia per yutuban semakin ketat dan konten makin beragam... maka semua udah berubah,,, harus serba singkat, padat, jelas..

  2. Buat kontennya jangan yang panjang panjang dlu kali ya... karena masih blum terkenal, kecuali jika anda yakin, itu konten daging semua. (Manfaatkan fitur Short Video)

  3. Jangan membohongi penonton, pengennya A malah dapet Z

  4. Perbanyak video dengan belajar dari analisa terhadap ratensi / rata rata tonton yang paling baik... itu menandakan ketertarikan terhadap konten anda... caranya anda bisa menganalisa lebih lanjut di "Mode Lanjutan" atau advanced mode.

  5. Manfaatkan Menit Pertama pada video, ya ini bisa dibilang Hook nya diletakkan disini nih... Intro panjang gpp jika intronya menggelegar, mendobrak semangat dan bagiuuss.. tapi jika biasa biasa aja.. mending pendek aja.. karena penonton fokus ke materi, bukan intro... :).

  6. Konten dengan Style original, lebih diminati.. :) , walau anda mungkin punya panutan sendiri, mungkin yutuber yang sudah terkenal, tetapi anda perlu punya style sendiri yang menjadi ciri khas anda.. dan lebih kombo lagi, ketika ciri khas itu bisa menjadi Hook di tiap tiap menit.. :)

  7. Konten menghibur, ternyata banyak diminati.. dan memiliki watch time tinggi... misalnya film pendek.. :) karena penonton ingin mendapatkan alur ceritanya dari awal sampai akhir.

  8. Channel Niche lebih disukai dan memiliki ratensi yang baik, misal channel yang ngebahas tutorial youtube... jadi isinya tutorial youtube aja. Tapi saya sendiri mudah bosen kalo harus ngejar NICHE... beneran deh, walau ini mungkin parameter algoritma youtube dengan berbagai perhitungan yang dapat mengunggulkan channel dengan niche khusus, Sepertinya, tetap aja "Bukan Jalan Ninja saya"

  9. Kualitas Kamera juga berpengaruh, saya pernah di komplain akibat kameranya "Goyang goyang" gak stabil perekaman videonya... :)

  10. Editing Video dengan membuang bagian yang tidak penting - penting amat.




Meningkatkan Watch Time dan Ratensi Video Youtube itu butuh jam terbang, untuk mendapatkan formulanya juga perlu analisa mendalam, semakin anda dalam menganalisanya, maka anda akan semakin dapat memahami penonton anda.

 

Jadi butuh waktu juga, selain itu.. dengan melakukan analisa terus menerus, maka anda juga akan menjadi akrab dengan "Youtube Studio" hehe..

 

 

 


*Yang terpenting bro, dalam membuat konten perlu anda pahami, bahwa apa yang anda upload, bisa jadi jejak digital anda... maka "viewer banyak" video Viral.. it's not important thing... 

yang paling penting, buatlah konten yang bermanfaat dan dapat memberikan dampak positif bagi penontonnya..






Sekian pembahasan kali ini tentang Cara Meningkatkan Watch Time dan Ratensi pada Channel Youtube.

 


Moga manfaat.







Advertisement
Sobat, ditempat ini kita belajar bareng ya, saling berbagi ilmu, Apabila ada yang perlu di tambahkan atau ada kesalahan mohon di koreksi
Bagi yang menginginkan konten berupa video, bisa langsung kunjungi link https://www.youtube.com/rahmancyber
Matur Nuwun...

Sponsor Rahmancyber Network



Artikel Pilihan

Posting Komentar


Whatsapp Button works on Mobile Device only