6/15/2020

Apa itu B-Roll, A-Roll dalam Videografi

RahmanCyber.NET | Videografi -  Pembahasan videografi kali ini kita akan membahas tentang B-Roll dan A-Roll, bersama saya F.N.A-Red.

Ada banyak sekali istilah didalam dunia videografi atau yang banyak dikenal sebagai perfilman, apapun itu, entah dokumenter, wawancara, maupun pembelajaran.. kita coba deh bahas satu persatu ya..








Mungkin istilah ini relevan buat videografer maupun editor, karena kedua posisi itu terlibat, videografer sebagai penanggung jawab source atau footagenya, sedangkan editor sebagai orang yang mengolah sampai tahap finishing video yaitu Rendering... ini yang saya bahas adalah skema sederhana ya, karena untuk tingkatan filmmaker yang lebih rumit, ada bagian desain, motion vfx, .

Apa itu Footage?


Dari literatur yang saya pernah pelajari, footage itu merupakan materi mentah yang dihasilkan dari perekaman langsung kamera film atau kamera video.

Itu yang dinamakan footage dan itulah produk yang dihasilkan videografer, dimana footage ini memang masih bener bener mentah, alias belum melalui tahapan editing.

Jika pada kamera itu di setting MetaDatanya, maka akan nampak informasi tentang footage itu direkam memakai kamera apa, tanggal berapa, frame rate berapa, biasanya sampai pada Iso jika DSLR.

Jika kalian tau Shutterstock yang merupakan microstock untuk menjual footage video, pasti disana bisa dilihat rincian videonya, diambil memakai kamera apa, dan lainnya.. jika belum, ini dia Kumpulan Microstock untuk menghasilkan uang dari menjual Footage Video.

Oke lanjuuut..

Jadi itulah Footage.. saya harap bisa agak dipahami ya..



Kenapa dinamain Footage? Karena coba aja deh translate footage artinya apa.. di google terjemahan.. footage itu artinya rekaman.
Makannya disini saya menulis footage video.




Kenapa Bahas Footage?


Karena di pembahasan ini sangat relevan, dimana kita akan membahas A Roll dan B Roll. Kedua itu adalah istilah dari pengembangan Footage Video.


Apa itu A-Roll?


Ya sebenarnya ini istilah lebih jarang didengar ketimbang B Roll, karena sebenarnya A-Roll itu adalah Footage Video Utama.

Misalnya dalam hal ini kita merekam video pembelajaran, maka Video Narasi Pembelajaran itu merupakan A-Roll atau Footage utama, yang menjadi acuan Editor untuk memasang B Roll.

Footage utama ini bentuknya bisa Satuan atau Potong potong, artinya...
Satuan jika Videonya tanpa dipotong atau bukan berdasarkan Script  ( Misalnya video Wawancara atau Dokumenter )
Potong potong jika videonya berdasarkan script atau tiap scene. ( Misalnya Film Drama ) dimana narasinya adegannya itu merupakan A Roll, mungkin kalo drama itu sedikit B Roll karena semuanya itu bisa jadi adalah scene utama sesuai dengan script. TETAPI Seperti Potret Bangunan, suasana Jalan.. itu bisa jadi B Roll.

Perbedaan paling mudah itu bisa kita dapati di Dokumenter, dimana shot video ke orang yang menjadi nara sumber itu bisa langsung dianggap sebagai A Roll, sedangkan Footage video untuk mendukung narasi dari narasumber itu bisa dianggap sebagai B Roll.

Wah malah sudah agak jelas langsung ya dari situ perbedaan dari A Roll dan B Roll.. tetapi disini tetap kita bahas pengertian dari segi keilmuan ya..


Apa itu B Roll?


B Roll atau B-Roll atau Broll merupakan video tambahan yang dianggap sebagai rekaman sekunder dari rekaman utama seorang videografer atau kameraman. B Roll dapat dikumpulkan dengan unit Terpisah, artinya di shot potong potong tidak harus di hari yang sama atau juga bisa diperoleh dari Microstock semisal ShutterStock, silahkan lihat daftar Microstrock untuk mendapatkan B Roll.
Atau bisa juga diperoleh dari stok footage video dari videografer langsung, misal kalian nih VISITORIAN sebagai kameraman atau videografer punya koleksi stok footage di hardisk kalian, yang kalian kumpulkan misal bertahun tahun..
Nah itu bisa dinamakan B Roll, yang artinya bukan rekaman footage utama.


Apakah B Roll bisa berupa Photo?


Menurut saya, iya.. B Roll tidak melulu berupa Footage Video rekaman si Kameraman, tetapi bisa juga Animasi Motion, dimana ketika itu digunakan sebagai pendukung footage utama, dalam hal ini adalah narasi..
Maka itu bisa dinamakan B Roll ( Benarkan jika saya salah.) 👦👦👦


Seberapa Pentingkah B Roll?


Penting Banget, coba deh bayangkan.. jika video dokumenter hanya berisi orang bercerita.. apalagi ceritanya panjang.. ya ( mungkin tidak masalah sih, yang penting informasinya tersampaikan ) nah tetapi Footage B Roll itu disitu sebagai penguat narasi dari si nara sumber..
Jadi agar tidak terkesan monoton..

Pengalaman Editor Video


Kalo saya sendiri sebagai seorang editor video.. B Roll ini berfungsi juga sebagai penambal jika si naratornya gak fokus memandang kamera atau pandangan matanya tidak lurus dan terlihat gugup.. ya kita kan tidak menjamin bisa sempurna ya.. karena emang manusia biasa..
Apalagi jika kameramannya ketika mengambil gambar itu tidak pakai tripod.. pasti kadang ada beberapa goyangan kasar ( Sangat jarang terjadi, kecuali kindisi memang tidak memungkinkan pakai tripod )

Jadi B Roll itu banyak sekali fungsinya.
Nah gimana nih Wahai Para Visitor? Jika kalian punya pandangan lain yang perlu disharingkan.. bisa komentar.


Kesimpulan


Kedua footage video itu entah B roll maupun A roll sama sama penting dan saling mendukung..
Kayak pasangan gitu ya.. hehe
Jadi saling mendukung untuk menghasilkan hasil yang Amazing!

Oke kira kira sekian pembahasan tentang Film Maker kali ini di DKM ( Desain Komunikasi Multimedia ) hanya di RahmanCyber NET. ^_^




Jika ada salah kata mohon dimaafkan dan dikoreksi ya.. kita belajar bersama disini, bukan berarti saya tau dan pasti benar.





F.N.A-Red






Posting Komentar

Harap Jangan Nyepam ya... ^_^

Rahmancyber Network

...
Berikut ini merupakan Bagian dari Rahmancyber Network

Whatsapp Button works on Mobile Device only