9/29/2009

puisi/poem

menangis dalam naungan

malam itu
ketika daun-daun hijau muda menangis
pohon coklat muda telah senja
tanah pertiwi meneteskan air mata
tak sekedar ratapan semata
tetapi.........
harapan yang hilang
laut biru yang tercemar
biru langit yang pudar
tak ada yang sadar...
heh
nyanyian kicau burung gagak
menggema
lolongan anjing hitam mencuat
bersama sepinya alam kelam
sadarkah manusia
betapa tidak puisi berkecam sedih
karna bagian tlah tercemar
kotor......
itulah
akankah yang kotor terkotorkan lagi
akan adanya....
korupsi..
penganiayaan hak...
permusuhan....
dan apapun yang entah mengotori...
sungguh hancurlah sudah......

ingatlah kiamat akh...
dekat dan semakin dekat...
akan kah karna kesalahan yang tlah kita pilih
haruslah kita mendekam ke penjara semesta
neraka...
ingatlah apa yang tlah kita lakukan
lebih baik masuk bui dunia
daripada bui semesta
akherat....
Advertisement
Sobat, ditempat ini kita belajar bareng ya, saling berbagi ilmu di http://rahmancyber.net Apabila ada yang perlu di tambahkan atau ada kesalahan mohon di koreksi
Bagi yang menginginkan konten berupa video, bisa langsung kunjungi link Channel Youtube RahmanCyber NET
Matur Nuwun...

Sponsor Rahmancyber Network



Baca Juga

Posting Komentar

Follow by Email

Whatsapp Button works on Mobile Device only